Potensi Riau: Bisnis Nugget Ikan Lomek

Kisah Sukses Ali Imroen Ditributor Nugget Lomek



Ali Imroen (25), mengaku mendapatkan orderan banyak sejak ikut memasarkan produk satu ini. Pria asli Riau ini kini menjadi salah satu distributor Nugget Lomek produksi masyarakat Desa Alai kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Ia menuturkan hasil olahan masyarakat Desa Alai tersebut tidak cukup ramai peminat karena pemasarannya terbatas. Oleh sebab itu dengan mengakali bagaimana Ali bisa menjual produknya ke pasaran. "Mulai ramai yang memesan nuggetnya," ucap Ali Imroen.

Lelaki penggemar Iis Dahlia ini mengaku sejauh ini Ia baru- baru mempromosikan Nugget Lomek itu lewat jejaring sosial. Meski demikian, diakui sudah banyak pemesan datang, tidak hanya dari Kepulauan Meranti, tetapi juga dari daerah luar.

"Peminatnya cukup ramai, bahkan yang mesan bukan hanya dari Meranti tapi sampai ke Pekanbaru dan Batam. Ini belum sampai sebulan pesanan sudah puluhan bungkus," ujar lelaki bertubuh gempal itu.

Ali mengaku naget lomek selain bergizi dan tinggi kalsium, juga terjangkau dari sisi harga dibanding nugget dari ayam. Untuk satu bungkus 200 gr, Nugget Lomek, Ali menjualnya dengan harga Rp 15 Ribu. Kalau untuk luar daerah akan dikenakan biaya tambahan yaitu ongkos kirim. Dari segi rasa nugget ikan lomek ini sama enaknya, rasanya lebih gurih dan lebih murah dari bahan baku. Perlu diketahui nugget ini terbuat dari ikan lomek yang banyak terdapat di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Ikan berwarna putih ini memang jika dijual biasa harganya tak begitu tinggi.

Nugget Lomek



Banyak masyarakat menyarankan untuk nugget ikan Lomek lebih bersolek. Sukses goriau.com yang gencar mempromosikan olahan satu ini, tanggapannya ternyata sangat positif. Masyarakat luas mulai melirik satu dari banyak hasil olahan Lomek untuk berbenah. Proses pengemasan jadi penting untuk suatu produk. "Bagusnya diberi kemasan yang menarik, agar nilai jualnya juga menjadi tinggi," saran salah seorang masyarakat Riska (33) atas pangan olahan ikan lomek itu.

Masyarakat yang mengerti tentang rasa enak ikan lomek dan biasanya berada di luar daerah menyambut baik adanya pangan olahan ikan lomek ini. Selain murah rasanya enak juga bisa jadi altenatif olehan yang disukai muda ataupun tua. Menurut mereka ikan lomek saja sudah enak apalagi diolah menjadi panganan seperti yang dikembangkan oleh warga Desa Alai itu.

"Sudah lama tidak makan ikan lomek, ikannya saja enak apalagi nugget lomek," ujar beberapa warga Meranti yang saat ini berada di luar daerah.

Dapat disampaikan pula, dari ikan yang banyak terdapat di Meranti itu, warga Desa Alai telah membuat bakso lomek dan nugget lomek. Nugget merupakan panganan yang paling banyak dipesan oleh masyarakat. Sejauh ini hasil olahan dari ikan lomek itu baru dipacking menggunakan plastik putih, dan belum ada kemasan menarik seperti makanan lainnya yang banyak di mini market.

"Untuk saat ini saya baru melayani pengiriman yang dekat saja, karena saya tidak tahu berapa hari nugget lomek ini bisa bertahan tanpa dilakukan pendinginan," ujar Ali Imroen, salah seorang distributor Nugget Lomek. Kita tunggu kisah selanjutnya.

sumber: goriau.com

0 komentar